Tampilkan postingan dengan label virtual box. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label virtual box. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 April 2015

Operating System - Virtual Machine [VirtualBox - Linux Ubuntu (Add user - Delete user)]

Hello!

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan cara menambah user dan menghapus user pada guest OS Linux Ubuntu 14.04 yang sudah kita install pada kesempatan lalu.

Cara menambah user
1. Buka terminal dengan cara tekan Ctrl+Alt+T
2. Kemudian ketikkan sudo su


3. Masukkan password anda


4. Tambahkan user dengan mengetik ‘adduser namauser’.


5. Akan muncul seperti ini, tunggu perintah selanjutnya


6. Kemudian ketikkan password untuk user baru. Dan retype


7. Password berhasil di setting


8. Isikan data user baru, kemudian ketik y jika sudah selesai


9. Cek pada setting, user sudah bertambah


10. Login session untuk user baru


11. Selesai.




Cara menghapus user
1. Buka terminal sama seperti diatas
2. Ketikkan sudo su


3. Masukkan password anda


4. Hapus user dengan mengetik ‘ deluser namauser’.


5. Cek pada setting, user sudah dihapus.



Sekian post saya kali ini. Semoga bermanfaat, maaf jika ada kesalahan penulisan, penjelasan baik yang disengaja maupun tidak. Terimakasih sudah berkunjung! Tinggalkan jejak, ya :)

  • Sabtu, 04 April 2015

    Operating System - Virtual Machine [VirtualBox - Windows XP Professional (Disk Partitioning)]

    Hello!

    Pada portingan kali ini saya akan membahas cara-cara untuk membuat partisi pada guest OS di VirtualBox Anda.

    Apa itu partisi?

    Dalam Wikipedia Bahasa Indonesia:
    Partisi (bahasa Inggris: partition), dalam sistem berkas dan pengelolaan sarana penyimpanan adalah sebuah bagian dari ngingatan atau sarana penyimpanan yang terpisah secara logis yang berfungsi seolah-olah bagian tersebut terpisah secara wujud. Sarana penyimpanan yang dapat dipetak adalah ngingatan (baik itu ngingatan wujud ataupun ngingatan maya oleh pengelola ngingatan sistem operasi), cakram keras, cakram magneto-optis (MO Disk), dan beberapa [memori kilat|ngingatan kilat]. Meskipun demikian, istilah "pemetakan" saat ini digunakan untuk merujuk pada bagian dari cakram keras. - http://id.wikipedia.org/wiki/Partisi_(sistem_berkas)


    Dalam Wikipedia:
    Disk partitioning is the act of dividing a hard disk drive(HDD) into multiple logical storage units referred to aspartitions, to treat one physical disk drive as if it were multiple disks, so that a different file system can be used on each partition. - http://en.wikipedia.org/wiki/Disk_partitioning

    Membuat Partisi pada Windows XP di VirtualBox
    1. Langkah pertama sama seperti saat menginstal windows xp pada postingan sebelumnya di sini,.
    2. Pada bagian ini, tekan C (C= Create Partition) untuk membuat partisi pada virtual windows xp.


    3. Kemudian isi pada bagian create partition of size (in MB) dengan kapasitas yang diinginkan. Pada post kali ini, saya menggunakan separuh dari kapasitas disk virtual yang sudah dipilih pada saat pengunstalan awal.  Tekan Enter.


    4. Sehingga muncul kembali tampilan terkait total disk yang sudah ter-partisi dan belum ter-partisi. Untuk melakukan partisi lagi, lakukan cara yang sama dengan cara di atas. Lakukan partisi sesuai keinginan hingga total hard drive yang belum ter-partisi sudah habis.




    5. Ini adalah tampilan jumlah partisi yang telah sibuat. Partisi yang dilakukan sebanyak 2 kali, sehingga terdapat 2 disk yang sudah ter-partisi. Apabila proses penentuan total space selesai, tekan tombol ENTER untuk melanjutkan proses instalasi.


    6. Langkah selanjutnya akan sama seperti saat menginstal windows xp sebelumnya lihat di sini.

    7. Setelah virtual windows berhasil diinstal kemudian periksa total disk yang sudah terpartisi. Biasanya keti ka diperiksa, pada Local Disk (E:), total space disk saat partisi belum terdeteksi. Lakukan proses format untuk menampilkan total space hard drive seperti saat partisi. Di bawah ini adalah tampilan total disk yang sudah dipartisi.






    Sekian post saya kali ini, semoga bermanfaat. Jika ada salah atau kurang dalam penyampaian, mohon maaf dan mohon untuk diperbaiki atau sekedar tunjukkan bagian yang salah pada kolom komentar di bawah.

    Terimakasih, Bye! 

    Minggu, 22 Maret 2015

    Operating System - Virtual Machine [VirtualBox - features]

    Hello!

    Sebelum kita mulai menggunakan software VirtualBox yang pada post lalu sudah diinstall, akan lebih baik jika kita mengerti fitur-fitur apa saja yang ada dan dapat digunakan pada VirtualBox pada perangkat komputer Anda.

    Tampilan awal pada VirtualBox Anda:
    1. Menu Bar
    Menu Bar berisi 3 menu yaitu:

    1.1 File

    a. Virtual Media Manager (Ctrl+D)

    Menu file ini berfungsi untuk mengatur media virtual yang telah dibuat, seperti melakukan pengaturan hard drive, optical disk, dan floppy disk.

    b. Import Appliance (Ctrl+I)
    Menu file ini berfungsi untuk mengimpor OS dan mengubahnya kedalam file berekstensi OVF (mengimpor guest OS).

    c. Export Appliance (Ctrl+E)
    Menu file ini memiliki fungsi kebalikan dari import appliance, yaitu berfungsi untuk mengekspor file berekstensi OVF (mengekspor guest OS).

    d. Preferences (Ctrl+G)
    Menu file ini berfungsi untuk mengatur aplikasi VirtualBox secara umum.

    e. Exit (Ctrl+O)
    Menu file ini berfungsi untuk keluar dari aplikasi VirtualBox.


    1.2 Machine

    a. New (Ctrl+N)

    Menu machine ini berfungsi untuk menambahkan guest OS yang ingin dibuat, mulai dari menentukan nama, tipe, dan juga versi yang akan diinstall nantinya.

    b. Add (Ctrl+A)
    Menu machine ini berfungsi untuk menambahkan virtual machine yang berada di luar VirtualBox.

    c. Settings (Ctrl+S)
    Menu machine ini memiliki beberapa menu lagi yaitu:

    i. General

    Pada menu ini terdapat tiga bagian yaitu Basic -- digunakan untuk mengatur nama yang akan ditampilkan, jenis, dan versi dari OS yang akan diinstall, Advanced -- digunakan untuk menampilkan folder file mesin virtual ditempatkan, dan Description -- digunakan untuk membuat keterangan tentang OS virtual yan diinstal.

    ii. System



    Pada menu ini juga terdapat tiga bagian yaitu Motherboard -- digunakan untuk mengatur disk dan perangkat keras virtual yang akan digunakan, Processor -- digunakan untuk mengatur tipe prosesor yang digunakan pada mesin virtual, dan Acceleration -- digunakan untuk mengatur akselerasi antar motherboard dan processor yang dipilih agar sinkron.

    iii. Display

    Pada menu ini terdapat dua bagian yaitu Video -- digunakan untuk mengatur jumlah memory yang bisa digunakan untuk file berkestensi video, juga akselerasi antara gambar 2 dimensi maupun 3 dimensi, dan Remote Display -- digunakan untuk mengatur tampilan.

    iv. Storage

    Menu ini digunakan untuk mengatur media penyimpanan yang digunakan oleh guest OS yang diinstall.

    v. Audio

    Menu ini digunakan untuk mengatur driver audio yang akan digunakan oleh guest OS yang diinstall, controllernya, juga apakah guest OS yang diinstall akan enable audio atau tidak.

    vi. Network

    Menu ini digunakan untuk mengatur ethernet adapter virtual dan IP address dari guest OS yang diinstall.

    vii. Serial Ports

    Pada menu ini terdapat dua bagian pengaturan yaitu Port 1 dan Port 2. Keduanya digunakan untuk mengatur apakah guest OS yang diinstall mampu menerima Port yang dihubungkan pada perangkat komputer pengguna atau tidak, seperti pengaturan port pada device manager pada Host OS.

    viii. USB

    Menu ini digunakan untuk mengatur apakah guest OS yang diinstall mampu menerima USB yang dihubungkan pada perangkan komputer pada Host OS.

    ix. Shared Folders

    Menu ini digunakan untuk membuat sharing folder pada guest OS yang sudah diinstall pada VirtualBox.

    d. Clone (Ctrl+O)
    Menu machine ini digunakan untuk kloning atau meng-copy guest OS yang diinstall dengan hasil yang sama persis.

    e. Remove (Ctrl+R)
    Menu machine ini digunakan untuk me-remove atau menghapus guest OS yang sudah diinstall.

    f. Group (Ctrl+U)
    Menu machine ini digunakan untuk membuat group yaitu mengelompokkan beberapa guest OS yang sudah diinstall sehingga virtual machine pada VirtualBox lebih mudah diatur.

    g. Start
    Menu machine ini digunakan untuk menjalankan guest OS baik yang sudah atau belum diinstall.

    h. Pause (Ctrl+P)
    Menu machine ini digunakan untuk menghentikan sementara guest OS yang sedang berjalan. Untuk menjalankan kembali, kembali tekan tombol Pause (Ctrl+P).

    i. Reset (Ctrl+T)
    Menu machine ini digunakan untuk me-reset guest OS yang diinginkan untuk dilakukan reset.

    j. Close
    Menu machine ini digunakan untuk menghentikan atau menutup guest OS yang sedang berjalan.

    k. Discard Save State (Ctrl+J)
    Menu machine ini digunakan untuk melakukan reboot pada guest OS yang tidak sedang berjalan (guest OS dalam keadaan save state).

    l. Show Log (Ctrl+L)
    Menu machine ini digunakan untuk melihat log (history) pada guest OS yan gsudah diinstall.

    m. Refresh
    Menu machine ini digunakan untuk merefresh guest OS yang sedang tidak berjalan (guest OS sedang dalam kondisi save state).

    n. Show in Explorer
    Menu machine ini akan membuat tampilan guest OS pada VirtualBox dapat dilihat pada Windows Explorer.

    o. Create Shortcut in Desktop
    Menu machine ini digunakan untuk membuat shortcut (jalan pintas) pada desktop host OS.

    p. Sort
    Menu machine ini digunakan untuk mengurutkan guest OS yang telah diinstall pada VirtualBox.


    1.3 Help

    a. Contents (F1)
    Menu help ini berfungsi untuk menunjukkan konten yang berhubungan dengan software VirtualBox.

    b. VirtualBox Website
    Menu help ini berfungsi untuk menghubungkan Host OS pada website resmi Oracle VM VirtualBox, jika Host OS terhubung pada internet.

    c. Reset All Warnings
    Menu help ini berfungsi untuk melihat warning dari guest OS yang diinstall pada VirtualBox, kemudian me-reset agar semua warning yang muncul hilang.

    d. Network Operation Manager 
    Menu help ini berfungsi untuk mengatur operasi jaringan pada aplikasi VirtualBox, dengan menghubungkan Host OS dengan internet.

    e. Check Updates
    Menu help ini berfungsi untuk mengecek update software dari Oracle, dengan menghubungkan Host OS dengan internet.

    f. About VirtualBox
    Menu help ini berfungsi untuk melihat spesifikasi dari aplikasi VirtualBox. Jenis, tipe, produsen, dan segala sesuatu tentang aplikasi VirtualBox.




    2. Toollbar
    Toolbar pada tampilan awal VirtualBox memiliki 4 bagian, yaitu New (yang juga terdapat pada menu Machine), Setting (yang juga terdapat pada menu Machine), Start/Show (yang juga terdapat pada menu Machine), dan Discard (yang juga terdapat pada menu Machine).



    Sekian post saya kali ini. Semoga bermanfaat dan maaf jika ada kekurangan baik dalam cara penyampaian maupun fitur yang belum dijelaskan. Silahkan tambahkan kekurangan saya pada kolom komentar.

    Terimakasih, Bye! 














    Minggu, 15 Maret 2015

    Operating System - Virtual Machine [VirtualBox]

    Hello!

    Seperti yang sudah saya katakan pada post kemarin lalu, pada post ini saya akan membahas tentang Virtual Machine.

    Apa itu Virtual Machine?

    Dalam Wikipedia:
    "In computing, a virtual machine (VM) is an emulation of a particular computer system. Virtual machines operate based on the computer architecture and functions of a real or hypothetical computer, and their implementations may involve specialized hardware, software, or a combination of both." -- http://en.wikipedia.org/wiki/Virtual_machine

    Dalam Wikipedia Bahasa Indonesia:
    Mesin virtual pada mulanya didefinisikan oleh Gerard J. Popek dan Robert P. Goldberg pada tahun 1974 sebagai sebuah duplikat yang efisien dan terisolasi dari suatu mesin asli. Pada masa sekarang ini, mesin-mesin virtual dapat mensimulasikan perangkat keras walaupun tidak ada perangkat keras aslinya sama sekali. -- http://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_virtual

    Jadi pada dasarnya Virtual Machine atau mesin virtual adalah sebuah mesin dalam bentuk virtual yang berbasis arsitektur komputer yang sebenarnya.

    Ada beberapa software yang bisa digunakan untuk membuat mesin virtual seperti yang dijelaskan di atas, seperti VirtualBox, VMware, Qemu, dan masih banyak lagi. Tapi pada post kali ini, saya akan mengkhususkan penjelasan pada software VirtualBox.

    VirtualBox merupakan software buatan Oracle®, dan sudah memiliki beberapa versi yang bisa dicheck dan didownload pada situs resmi Oracle®: http://www.oracle.com/technetwork/server-storage/virtualbox/downloads/index.html atau https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads sedangkan pada post kali ini saya akan menggunakan VirtualBox versi 4.2.18




    Untuk VirtualBox ini sendiri, memerlukan spesifikasi minimum pada komputer anda bisa dilihat pada situs resminya https://www.virtualbox.org/wiki/End-user_documentation

    Sebelum memulai proses instalasi, Anda bisa melakukan beberapa tes pada perangkat komputer Anda kemudian membandingkannya dengan tes yang Anda lakukan setelah melakukan proses instalasi. Pada kesempatan kali ini saya akan menggunakan software bernama Performance Test untuk melakukan tes pada perangkat komputer saya.

    Hasil tes sebelum melakukan proses instalasi:






    Proses instalasi:

    1. Double klik pada file VirtualBox-4.2.18-88781-Win.exe



    2. Akan muncul kotak setup wizard seperti gambar di bawah, kemudian klik next


    3. Kotak custom setup akan muncul setelah itu. Klik pada Disk Usage untuk mengetahui space disk yang dibutuhkan untuk menginstall VirtualBox.


    4. Jika space available pada disk yang Anda pilih tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan VirtualBox Anda, klik OK untuk kembali pada kotak custom setup


    5. Klik browse pada kotak custom setup, kemudian pilih disk yang mempunyai space sesuai yang Anda butuhkan. Jika tidak ada, cari yang paling mendekati, kemudian setelah melakukan proses instalasi, bersihkan disk Anda hingga mencukupi space yang dibutuhkan.


    6. Setelah itu klik OK dan klik Next pada kotak custom setup hingga muncul kotak custom setup seperti di bawah:


    Kemudian klik Next.

    7. Akan muncul kotak peringatan seperti pada gambar:


    Proses penginstalan VirtualBox yang akan dilakukan akan menyebabkan terputusnya sambungan internet sehingga Anda lebih baik menghentikan segala kegiatan yang sedang Anda lakukan dengan internet Anda. Setelah memastikan tidak ada satu pun jaringan yang tersambung dengan komputer Anda, klik Yes. Tapi ketika Anda sedang tidak ingin memutuskan sambungan jaringan pada komputer, Anda dapat menekan tombol No, dan proses instalasi akan dihentikan seketika.

    8. Seluruh custom installation telah dilakukan, ketik Install untuk melanjutkan proses instalasi. Namun jika Anda merasa ada langkah yang terlewat sebelumnya, Anda bisa menekan tombol Back untuk mengulangi proses custom installation.



    9. Akan muncul kotak pertanyaan Would you like to install this device software? silahkan Anda klik Install sebanyak yang diperlukan




    10. Tunggu proses instalasi selama beberapa saat 


    11. Ketika proses instalasi selesai, akan muncul kotak pemberitahuan installation is complete



    12. Akan muncul shortcut pada desktop


    13. Tampilan awal pada VirtualBox


    Hasil test setelah menginstal VirtualBox:






    Pada hasil tes tersebut dapat kita lihat bahwa hasil tes yang dilakukan antara sebelum dan setelah menginstal VisrtualBox hanya memiliki sedikit perbandingan namun hanya kacil, yaitu sekitar 7 poin. Hal itu dikarenakan software VirtualBox merupakan software ang ringan. Namun, kebutuhan disk dan memory yang dibutuhkan akan melejit dalam sekejap ketika kita mulai menambahkan guest OS pada VirtualBox. Itulah mengapa VirtualBox membutuhkan space disk dan memory yang besar.

    Nah, setelah proses instalasi selsai, Anda bisa memulai menambahkan guest OS yang Anda inginkan pada mesin virtual Anda. Selamat menikmati. 

    Sedangkan untuk post selanjutnya saya akan membahas tentang proses instalasi Windows XP pada mesin virtual Anda. 

    Terimakasih, bye!